Ukuran dan Harga Fantastis Ini Fakta Tentang Ayam Brahma

Ada berapa jenis ayam yang Anda ketahui? Nah, dari sekian banyak jenis ayam yang ada, salah satu yang paling menarik, yakni ayam brahma. Mungkin tidak semua orang mengenal ayam jenis ini. Untuk itu, simak beberapa fakta tentang ayam brahma yang mungkin saja membuat Anda tercengang.

fakta tentang ayam brahma
Foto: Google Image
Asal usul ayam brahma
Ayam brahma memang tidak sepopuler, ayam hutan, ayam negeri (ras), dan ayam-ayam lainnya. Ayam ini merupakan jenis ayam yang berasal dari India, tepatnya di daerah Brahmaputra. Oleh karena itu, ayam ini dinamai ayam brahma. Ayam ini sangat multifungsi karena bisa dijadikan sebagai ayam petelur, ayam pedaging, bahkan jadi ayam hias.

Bentuknya unik
Postur tubuhnya yang padat dan berotot membuat ayam brahma pantas disebut ayam yang memiliki bentuk unik dan langka. Bukan hanya itu, adanya bulu-bulu tebal yang melingkupi seluruh tubuhnya membuat ayam ini semakin menarik. Bulu-bulu tebal itu bukan hanya membalut tubuhnya, melainkan tumbuh hingga kaki dan menutup jari-jari kakinya.

Ukurannya super duper jumbo
Keunikan lainnya dari ayam brahma adalah ukuran tubuhnya yang berbeda dari ukuran ayam-ayam pada umumnya. Biasanya, ayam kampung jantan dewasa hanya bisa tumbuh hingga ketinggian 40 cm, tapi ayam brahma bisa tumbuh hingga ketinggian 70 cm.

Bobotnya di atas rata-rata
Tidak diragukan lagi, ayam brahma merupakan ayam yang berpotensial untuk dijadikan ayam pedaging. Jika biasanya bobot badan ayam kampung hanya mencapai 1,5—2,5 kg, ayam brahma jelas jauh berbeda bobotnya. Untuk ayam brahma betina rata-rata mencapai 4 kg, sedangkan ayam brahma jantan bisa mencapai bobot 6—7 kg.

Harganya fantastis
Di Indonesia, ayam brahma memang tergolong jenis ayam yang susah dicari. Nah, langkanya ayam brahma jadi penyebab tingginya harga yang dijual. Untuk 2 indukan betina dan 1 indukan jantan ayam brahma saja dihargai Rp25 juta. Jika tidak sanggup membeli indukan yang harganya fantastis, Anda bisa membeli ayam brahma anakan. Namun, anakan pun harganya cukup fantastis, yaitu kisaran Rp2 juta.

4 Tipe Kandang Terbaik untuk Ternak Ayam Kampung

Kandang ibarat rumah, jika rumah Anda sempit, kotor bahkan bocor pasti Anda merasa tidak nyaman, begitu juga dengan ayam kampung. Anda harus menyediakan kandang senyaman mungkin. Ada 4 tipe kandang terbaik untuk ternak ayam kampung. Apa sajakah itu?

kandang terbaik untuk ternak ayam kampung
Foto: Shutterstock1
Hal yang terpenting dalam membuat kandang ayam kampung adalah sesuaikan dengan lahan yang Anda miliki. Di bawah ini akan dijelaskan tipe kandang yang bisa Anda gunakan untuk membudidayakan ayam kampung.

Tipe kandang ayam kampung modern
Kandang terdiri atas dua komponen, yaitu kadang indukan serta kandang tempat untuk bertelur ayam dan kandang tempat pembesaran hingga panen. Untuk masalah ukurannya sendiri, bergantung pada luas lahan dan jumlah ayam yang mau Anda pelihara.

Sebagai gambaran jika Anda ingin memelihara 100 ekor membutuhkan luas kandang 150 meter persegi atau P × L = 5 m × 3 m.Kandang di atas harus membutuhkan lahan yang luas jika ingin menampung jumlah populasi ayam yang banyak.

Tipe kandang ayam kampung sistem intensif
Jika ayam kampung tidak berkeliaran ke mana-mana, Anda bisa terapkan sistem intensif. Pemeliharaan dengan cara ini mulai diterapkan oleh peternak ayam kampung skala rumahan dengan memanfaatkan lahan sempit di rumahnya. Keuntungan menerapkan kandang ini sangat efisien. Kandang dibuat bertingkat dan diusahakan mampu menampung banyak ayam. Jaga kandang tetap dalam keadaan bersih agar ayam jauh dari penyakit.

Tipe kandang ayam kampung sederhana
Dengan sistem kandang sederhana ayam tidak mudah stres karena kandang didesain luas dan ayam bisa bergerak dan berjemur dengan bebas. Kandang di atas mampu menampung sekitar 15 sampai 20 ekor ayam kampung ukuran 1 kg. Sebaiknya, ayam sudah berumur 2 bulan untuk dimasukkan ke kandang jenis ini.

Baca Juga: Apa Bedanya Ayam Ras dan Ayam Buras Dalam Dunia Usaha?
Pada bagian kandang belakang tempat berteduh diletakkan tempat bertengger, serta tempat berjemur di atasnya bisa dibuka. Jika pada musim penghujan bagian sisinya ditutup menggunakan terpal atau kain agar ayam tidak kedinginan pada malam hari.

Tipe kandang ayam kampung sistem umbaran
Anda bisa memanfaatkan lahan pekarangan di belakang rumah Anda untuk dijadikan kandang umbaran. Untuk membuat kandang ini, Anda harus membuat kandang keliling sekitar 2 meter agar ayam tidak bisa keluar. Selain itu, Anda harus sediakan tempat pakan dan minum, tempat bertengger dan kandang bertelur. Untuk kandang bertelur dibuat kotak dengan ukuran P×L×T = 36 cm× 36 cm × 36 cm dan terletak di atas ketinggian kurang lebih 55 cm di atas permukaan tanah.

Cara Ampuh Atasi Hama Musang Peternakan Ayam

Ayam termasuk binatang ternak yang mudah dipelihara. Beternak ayam bisa dilakukan di mana saja. Namun, usahakan lokasi peternakan ayam dibangun jauh dari permukiman penduduk supaya tak menimbulkan masalah di kemudian hari.

peternakan ayam
Foto: Google Image
Pilihlah tempat yang aman untuk dibuat menjadi area peternakan ayam. Akan tetapi, Anda juga harus mewaspadai serangan hama, seperti musang. Lalu, bagaimana cara mengatasi hama tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Pakai kandang yang kuat

Mulailah dengan menyediakan kandang ayam yang kuat. Kandangnya tidak harus terbuat dari besi atau baja. Asalkan dipilih dari material yang bermutu, kandang pasti kuat dan kokoh. Anda bisa memakai material kayu atau bambu yang telah diawetkan sehingga memiliki struktur yang tahan banting. Kemudian secara berkala, gantilah bagian kandang yang sudah keropos.

Terangi kondisi di kandang

Musang merupakan binatang nokturnal. Dia lebih aktif saat di malam hari ketimbang di siang hari. Sama seperti hewan nokturnal lainnya, musang pun tidak kuat terhadap cahaya. Mereka cenderung akan menjauhi tempat-tempat yang memiliki cahaya terang karena tidak kuat dengan sinarnya. Jadi, Anda bisa memasang beberapa lampu untuk membuat suasana kandang ayam menjadi terang.

Gunakan anjing untuk menjaga

Di satu sisi, musang merupakan predator bagi ayam. Namun di sisi lain, ada pula predator bagi musang, yaitu anjing, khususnya anjing penggembala. Anjing ini sangat ditakuti oleh musang karena tidak segan-segan menghabisinya dalam satu gigitan. Jadi, Anda bisa menggunakan bantuan anjing untuk menjaga keamanan kandang.

Tanam pandan wangi di sekitar

Pandan mampu mengeluarkan aroma khas ketika merasa terganggu. Misalnya untuk musang pandan yang akan mengeluarkan bau menyerupai daun pandan yang harum. Anda bisa mencoba trik dengan menanam tumbuhan pandan wangi di sekitar area kandang.

Baca Juga: 6 Fakta Unik Telur yang Perlu Diketahui
Jika ada musang yang kebetulan lewat dan mencium baunya, dia pasti mengira kalau ada musang lain yang sedang marah sehingga tak berani mendekatinya.

Pasang jaring mengelilingi kandang

Percaya atau tidak, musang mempunyai naluri alamiah untuk menghindari jaring. Di mana ada jaring, mereka akan langsung pergi menjauhinya. Anda bisa coba memasang jaring mengelilingi tempat peternakan sebagai pagar. Sebagai alternatifnya, Anda juga bisa menggunakan paranet atau jaring ikan biasa.

Usir menggunakan belerang

Jika Anda merasa yakin ada sarang musang di sekitar kandang ayam, tetapi tak dapat menemukannya, Anda bisa mengusir musang-musang tersebut dari sarangnya menggunakan belerang. Belerang mempunyai bau tak sedap. Musang yang memiliki indera penciuman sangat tajam ini pasti tidak tahan kalau dipaksa menghirupnya. Anda tinggal meletakkan belerang yang telah dibakar di tempat-tempat yang dicurigai.

Pasang jebakan

Kita tentu sudah biasa menggunakan jebakan untuk menangkap hama, begitu pula dengan musang. Namun faktanya adalah musang merupakan binatang yang cukup cerdik. Anda mungkin membutuhkan lebih dari sekadar jebakan biasa untuk menangkapnya. Gunakan jebakan sebanyak mungkin agar peluangnya semakin besar. Anda bisa memakai darah atau lemak ayam sebagai umpannya.

Ayam Terkontaminasi Diam-diam Jadi Pembunuh

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, ayam merupakan sumber protein yang menyehatkan, namun ayam terkontaminasi justru dapat menyebabkan sebagian besar penyakit.

ayam terkontaminasi
Foto: Google Image
Laporan CDC sepanjang 2009—2015 menunjukkan lebih dari 5.760 penyakit yang dihantarkan melalui pangan (foods borne) memicu 100.939 penyakit turunan, 5.669 pasien rawat inap, dan 145 pasien meninggal dunia.

Meski ikan memicu foods borne teratas, sebanyak 3.114 orang sakit karena mereka makan ayam yang terkontaminasi. Daging babi dan sayuran berada di urutan berikutnya setelah ayam dengan masing-masingnya menyebabkan 2.670 dan 2.572 pasien sakit.

Dilansir dari Men’s Health, Senin (1/10), Direktur Food Policy Institute di Consumer Federation of America, Thomas Gremillion mengatakan, ayam adalah reservoir untuk salmonella. Laporan CDC ini menunjukkan pemerintah dan industri perlu berbuat lebih banyak untuk melindungi konsumen dari konsumsi ayam tidak aman.

Kebanyakan pasien mengalami diare, demam, dan kram 12—72 jam setelah mengonsumsi ayam terkontaminasi. Selain pada unggas, salmonella juga ditemukan dalam telur, keju, jus, dan buah. Kabar baiknya adalah Anda tak perlu takut karena semua bisa diatasi sepanjang Anda mengolah ayam dengan benar dan memerhatikan kebersihan dalam pengolahannya.

Department of Health & Human Services AS menyarankan untuk menghindari makan daging sapi, unggas, atau ayam. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum menyentuh makanan. Bersihkan semua permukaan piring dan wadah tempat makan sebelum makan. Hindari menggunakan alat masak sama saat memasak daging mentah. Gunakan termometer untuk memasak dan gunakan suhu yang aman.

Cara Paling Efektif Pemasaran Ternak Ayam Kampung

Sebagai peternak, Anda perlu mengetahui teknik pemasaran ternak ayam kampung. Tujuannya, meningkatkan penjualan serta mendapatkan keuntungan yang lebih. Sebab, percuma hasil panen melimpah, tetapi tidak bisa memasarkannya.

pemasaran ternak ayam kampung
Foto: Dok. Pertanianku
Walaupun ada yang bilang bahwa permintaan pasar untuk ayam kampung belum tercukupi, kenyataannya banyak peternak ayam kampung yang mengeluhkan sulit menjual hasil panennya. Apalagi peternak pemula. Berikut ini cara paling efektif pemasaran ternak ayam kampung yang bisa Anda coba.

Menjual ke pasar tradisional
Cara ini sebenarnya cara yang paling mudah, yaitu Anda langsung membawa ayam ke pasar tradisional, dan di sana pasti banyak para tengkulak/pengepul yang siap memborongnya. Tetapi biasanya harga akan ditawar murah, karena pengepul akan menjual lagi dan yang pasti juga mencari untung, apalagi jika Anda masih baru dan belum punya langganan.

Menjual langsung ke konsumen
Cara yang ini agak sedikit ribet serta butuh waktu dan tenaga karena Anda harus menawarkan langsung ke konsumen atau menjualnya satu per satu (ketengan). Kelebihan menjual ayam kampung secara ketengan adalah harganya pasti lebih mahal jika dibandingkan dengan menjual kepada tengkulak (pengepul).

Menawarkan lewat internet
Sekarang ini sudah zamannya internet, jadi Anda juga dapat memanfaatkannya untuk mencari informasi serta memasarkan hasil panen. Caranya, dengan menawarkan melalui forum-forum jual beli yang ada di media sosial.

Internet bisa menjangkau setiap penjuru dunia dan semua kalangan. Jadi, cara ini paling efektif jika Anda bisa memanfaatkannya dan menguasai strategy marketing. Ini karena target pasarnya sangat luas.

Membuat produk olahan sendiri
Membuat produk olahan yang kreatif dan menarik dengan bahan dasar ayam kampung juga termasuk cara memasarkan hasil ternak yang efektif karena banyak sekali pecinta kuliner olahan masakan ayam kampung. Apalagi jika Anda pasarkan di daerah yang banyak dikunjungi wisatawan atau di tempat-tempat keramaian seperti di dekat mal, dekat hotel, atau di tempat strategis lainnya.